Terdorong krisis energi yang perlahan semakin terasa dampaknya, tiga orang siswi di SMUN 1 Bantul, Yogyakarta berupaya menemukan solusi sederhana atas permasalahan tersebut.
Melalui ajang lomba karya tuils ilmiah tingkat SMA/SMK/MA se-Jawa-Bali 2011 yang digelar oleh UPTD SMAN 2 Nganjuk, Jawa Timur menjadi sarana melakukan riset dan penemuan.
Kemeterian ESDM merilis ketiga siswi SMU ini melakukan riset selama 4 bulan untuk menemukan sumber energi alternatif. Mereka mencari sumber energi alternatif dari sesuatu yang banyak ditemukan di sekeliling kita.
Rabu, 10 Agustus 2011
Kamis, 04 Agustus 2011
TEKNOLOGI ALTERNATIF PEMANFAATAN LIMBAH KAYU DAN PLASTIK
PENDAHULUAN
Karena sifat dan karakteristiknya yang unik, kayu merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk keperluan konstruksi. Kebutuhan kayu yang terus meningkat dan potensi hutan yang terus berkurang menuntut penggunaan kayu secara efisien dan bijaksana, antara lain dengan memanfaatkan limbah berupa serbuk kayu menjadi produk yang bermanfaat. Di lain pihak, seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan plastik terus meningkat Sebagai konsekuensinya, peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan. Limbah plastik merupakan bahan yang tidak dapat terdekomposisi oleh mikroorganisme pengurai (non biodegradable), sehingga penumpukkannya di alam dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lingkungan.
Karena sifat dan karakteristiknya yang unik, kayu merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk keperluan konstruksi. Kebutuhan kayu yang terus meningkat dan potensi hutan yang terus berkurang menuntut penggunaan kayu secara efisien dan bijaksana, antara lain dengan memanfaatkan limbah berupa serbuk kayu menjadi produk yang bermanfaat. Di lain pihak, seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan plastik terus meningkat Sebagai konsekuensinya, peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan. Limbah plastik merupakan bahan yang tidak dapat terdekomposisi oleh mikroorganisme pengurai (non biodegradable), sehingga penumpukkannya di alam dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lingkungan.
Mengolah Sampah
Proses daur ulang sampah adalah penjaga kelestarian alam. Sebenarnya sampah bukanlah limbah, melainkan sumber daya bahan baku untuk proses daur ulang yang menghasilkan humus atau kompos, pupuk ciptaan alam pelindung / pembangun kesuburan tanah. Terus berputarnya siklus daur ulang alam yang merupakan kunci keselamatan bumi, sebenarnya menjadi tanggung jawab manusia di lingkungannya masing-masing. Sehingga sampah menjadi tanggung jawab kita semua untuk mendaur ulangnya menjadi kompos demi keselamatan bumi.
Tips Jual Beli Emas
Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam membeli Emas, baik emas lantakan (emas batangan) maupun emas perhiasan.
Pertama: Mencari informasi harga emas hari ini. Informasi ini bisa diperoleh dari internet atau langsung bertanya dan membandingkan harga di toko-toko penjual emas.
Kedua: Mencari Dealer toko emas yang memiliki reputasi baik. Di Indonesia, belum ada standarisasi emas. Untuk menentukan harga, peranan toko emas sangat dominan. Selain mencari toko yang memberikan harga termurah, kita juga harus tahu reputasi toko emas tersebut. Emas yang kita beli ditoko A, jika hendak dijual ditoko B, pasti harganya jatuh. Mengapa? Sebab, tidak ada standar karetase emas, sehingga peranan toko memainkan harga sangat besar.
Ketiga: Perhatikan kualitas emas, terutama yang berbentuk perhiasan. Bila kita hendak membeli, kita harus membayar dua harga. Yaitu harga nilai emas itu sendiri dan harga ongkos pembuatannya. Tapi jika kita hendak menjual, yang kita peroleh hanya nilai intrinsiknya (nilai emasnya sendiri). Ongkos pembuatannya tidak akan diperhitungkan.
Beli dan Jual Emas di Toko Emas
Berikut ini Tips dalam membeli emas dan menjual emas:
- Gunakan idle money atau sisihkan sekian persen dari penghasilan rutin untuk membeli emas secara periodik.
- Carilah informasi harga emas sebelum membeli atau menjual emas.
- Tentukan apakah ingin memiliki emas perhiasan, emas batangan / emas lantakan, atau koin emas. Pahami kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
- Jika ingin membeli emas perhiasan, perhatikan tren maupun selera konsumen pada umumnya, baik disaat ini maupun kecenderungan di depan.
- Pilihlah penjual yang terpecaya dan berpengalaman. Membeli dari toko emas abal-abal akan mempersulit kita menjual emas kembali.
- Usahakan menawar ongkos jasa pembuatan (khususnya untuk emas perhiasan). Pada prinsipnya, ongkos itu bisa ditawar. Semakin berat emas yang akan dibeli, semakin fleksibel ongkos jasanya.
- Belilah emas bersertifikat agar harganya tetap tinggi ketika hendak dijual.
- Pilihlah penjual yang bersedia membeli kembali emas kita.
- Jangan ragu meminta ujicoba kadar emas
- Simpanlah emas di tempat yang aman. Sebaiknya emas disimpan di brankas besi atau di safety deposit box.
- Jika mengoleksi perhiasan, pilihlah yang bobotnya relatif kecil agar lebih fleksibel dan mudah dijual kembali.
- Pantau terus perkembangan harga emas, terutama pada saat terjadi fluktuasi yang cepat dan tajam. Juallah pada saat harganya tinggi, belilah pada saat harganya rendah.
- Usahakan tidak menjual emas karena terdesak kebutuhan yang bersifat konsumtif. Kalau terpaksa hendak dijual, pilihlah koleksi lama yang telah memberikan keuntungan signifikan.
Berinvestasi pada emas memang serba gampang. Kita tinggal memesan, membeli, dan seketika itu juga emas sudah ada ditangan. Proses pembeliannya sangat mudah dan juga murah. Tidak perlu keluar biaya untuk perjanjian notaris, tidak perlu proses balik nama. Mungkin yang lebih sulit adalah memikirkan cara dan tempat untuk menyimpannya.
Selain harus aman dari incaran maling, menyimpan emas juga harus memperhitungkan resiko kerusakannya. Emas batangan atau koin emas misalnya, jangan sampai rusah dalam penyimpanan. Jika emas itu cuil atau penyok, tentunya nilainya akan berkurang. Selain itu, jika sertifikatnya hilang, nilainya juga akan anjlok.
Menjual kembali emas yang dikoleksi juga bisa dilakukkan dengan mudah. Namun, keteledoran pada saat membeli atau menyimpan, bisa berakibat fatal pada saat kita menjual. Misalnya, kita membeli emas lantakan tanpa sertifikat. Pasti harganya akan jatuh pada saat menjual. Atau, karena teledor dalam menyimpan dan merawat, ternyata perhiasan emas kita berubah warnanya. Harga jualnya juga pasti berubah.
sumber : http://chrysosphoenix.blogspot.com/
Pertama: Mencari informasi harga emas hari ini. Informasi ini bisa diperoleh dari internet atau langsung bertanya dan membandingkan harga di toko-toko penjual emas.
Kedua: Mencari Dealer toko emas yang memiliki reputasi baik. Di Indonesia, belum ada standarisasi emas. Untuk menentukan harga, peranan toko emas sangat dominan. Selain mencari toko yang memberikan harga termurah, kita juga harus tahu reputasi toko emas tersebut. Emas yang kita beli ditoko A, jika hendak dijual ditoko B, pasti harganya jatuh. Mengapa? Sebab, tidak ada standar karetase emas, sehingga peranan toko memainkan harga sangat besar.
Ketiga: Perhatikan kualitas emas, terutama yang berbentuk perhiasan. Bila kita hendak membeli, kita harus membayar dua harga. Yaitu harga nilai emas itu sendiri dan harga ongkos pembuatannya. Tapi jika kita hendak menjual, yang kita peroleh hanya nilai intrinsiknya (nilai emasnya sendiri). Ongkos pembuatannya tidak akan diperhitungkan.
Beli dan Jual Emas di Toko Emas
Berikut ini Tips dalam membeli emas dan menjual emas:
- Gunakan idle money atau sisihkan sekian persen dari penghasilan rutin untuk membeli emas secara periodik.
- Carilah informasi harga emas sebelum membeli atau menjual emas.
- Tentukan apakah ingin memiliki emas perhiasan, emas batangan / emas lantakan, atau koin emas. Pahami kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
- Jika ingin membeli emas perhiasan, perhatikan tren maupun selera konsumen pada umumnya, baik disaat ini maupun kecenderungan di depan.
- Pilihlah penjual yang terpecaya dan berpengalaman. Membeli dari toko emas abal-abal akan mempersulit kita menjual emas kembali.
- Usahakan menawar ongkos jasa pembuatan (khususnya untuk emas perhiasan). Pada prinsipnya, ongkos itu bisa ditawar. Semakin berat emas yang akan dibeli, semakin fleksibel ongkos jasanya.
- Belilah emas bersertifikat agar harganya tetap tinggi ketika hendak dijual.
- Pilihlah penjual yang bersedia membeli kembali emas kita.
- Jangan ragu meminta ujicoba kadar emas
- Simpanlah emas di tempat yang aman. Sebaiknya emas disimpan di brankas besi atau di safety deposit box.
- Jika mengoleksi perhiasan, pilihlah yang bobotnya relatif kecil agar lebih fleksibel dan mudah dijual kembali.
- Pantau terus perkembangan harga emas, terutama pada saat terjadi fluktuasi yang cepat dan tajam. Juallah pada saat harganya tinggi, belilah pada saat harganya rendah.
- Usahakan tidak menjual emas karena terdesak kebutuhan yang bersifat konsumtif. Kalau terpaksa hendak dijual, pilihlah koleksi lama yang telah memberikan keuntungan signifikan.
Berinvestasi pada emas memang serba gampang. Kita tinggal memesan, membeli, dan seketika itu juga emas sudah ada ditangan. Proses pembeliannya sangat mudah dan juga murah. Tidak perlu keluar biaya untuk perjanjian notaris, tidak perlu proses balik nama. Mungkin yang lebih sulit adalah memikirkan cara dan tempat untuk menyimpannya.
Selain harus aman dari incaran maling, menyimpan emas juga harus memperhitungkan resiko kerusakannya. Emas batangan atau koin emas misalnya, jangan sampai rusah dalam penyimpanan. Jika emas itu cuil atau penyok, tentunya nilainya akan berkurang. Selain itu, jika sertifikatnya hilang, nilainya juga akan anjlok.
Menjual kembali emas yang dikoleksi juga bisa dilakukkan dengan mudah. Namun, keteledoran pada saat membeli atau menyimpan, bisa berakibat fatal pada saat kita menjual. Misalnya, kita membeli emas lantakan tanpa sertifikat. Pasti harganya akan jatuh pada saat menjual. Atau, karena teledor dalam menyimpan dan merawat, ternyata perhiasan emas kita berubah warnanya. Harga jualnya juga pasti berubah.
sumber : http://chrysosphoenix.blogspot.com/
Alat dan cara mendulang emas
kategori dasar dalam peralatan pendulangan emas adalah sebagai berikut :
* Gold Panning – Proses memisahkan bijih emas dari kotoran (tanah,lumpur,bebatuan,dsb) dengan menggunakan panci/wajan. Paling Sederhana dan hasilnya juga sedikit.
* Sluice Boxes – Sluice boxes terjemahan bebasnya kotak katup air, adalah pengembangan lebih lanjut dari gold panning. lebih simple dan lebih banyak hasilnya dibandingkan gold panning menggunakan wajan. Sebuah sluice box menghubungkan/menyiramkan air dari sumber air ke kerikil/tanah /pasir yang mengandung bijih emas.
* Gold Metal Detector – Alat pendeteksi emas ini menaikkan kemungkinan ditemukannya deposit emas yang berada di bawah permukaan, tidak seperti sluice box atau gold panning yang hanya bisa digunakan untuk tanah permukaan. Alat ini merupakan modifikasi dari detektor logam biasa, sehingga dapat mendeteksi sejumlah kecil emas (butiran bijih emas) bahkan di kedalaman tanah yang lebih dalam dibandingkan pendeteksi logam biasa, sehingga memperkecil kemungkinan kegagalan pendulangan. Bahkan tersedia detektor emas bawah air.
* Gold Dredges – Terjemahan bebasnya mesin keruk, yang membuat pendulang mampu menjangkau wilayah dan kedalaman yang lebih dalam dan luas dengan peralatan berat dan rumit. Diantaranya mesin penyedot lumpur (sand pump) dan mesin pembersih emas (giking)
* Gold Panning – Proses memisahkan bijih emas dari kotoran (tanah,lumpur,bebatuan,dsb) dengan menggunakan panci/wajan. Paling Sederhana dan hasilnya juga sedikit.
* Sluice Boxes – Sluice boxes terjemahan bebasnya kotak katup air, adalah pengembangan lebih lanjut dari gold panning. lebih simple dan lebih banyak hasilnya dibandingkan gold panning menggunakan wajan. Sebuah sluice box menghubungkan/menyiramkan air dari sumber air ke kerikil/tanah /pasir yang mengandung bijih emas.
* Gold Metal Detector – Alat pendeteksi emas ini menaikkan kemungkinan ditemukannya deposit emas yang berada di bawah permukaan, tidak seperti sluice box atau gold panning yang hanya bisa digunakan untuk tanah permukaan. Alat ini merupakan modifikasi dari detektor logam biasa, sehingga dapat mendeteksi sejumlah kecil emas (butiran bijih emas) bahkan di kedalaman tanah yang lebih dalam dibandingkan pendeteksi logam biasa, sehingga memperkecil kemungkinan kegagalan pendulangan. Bahkan tersedia detektor emas bawah air.
* Gold Dredges – Terjemahan bebasnya mesin keruk, yang membuat pendulang mampu menjangkau wilayah dan kedalaman yang lebih dalam dan luas dengan peralatan berat dan rumit. Diantaranya mesin penyedot lumpur (sand pump) dan mesin pembersih emas (giking)
Tips Investasi Emas
Harga emas yang stabil dan cenderung mengikuti harga minyak dunia membuat emas menjadi salah satu instrumen investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang. Nah jika anda tertarik untuk berinvestasi emas untuk meningkatkan kekayaan anda, apa saja yang harus diperhatikan? Berikut ini adalah Tips dalam Berinvestasi emas oleh Safir Senduk.
Gold Investing Tips
1. Jika Anda berinvestasi emas untuk jangka pendek, biasanya akan sulit mendatangkan keuntungan kalau bentuknya emas perhiasan. Hal ini karena kalau Anda datang ke toko dan membeli perhiasan emas, Anda harus membayar harga emas plus ongkos pembuatannya. Nah, ketika suatu saat Anda menjualnya kembali, maka toko tidak akan membayar ongkos pembuatannya dari perhiasan emas tersebut. Ia hanya akan membayar harga emasnya saja. Karena itu, investasi emas perhiasan lebih untung kalau disimpan untuk jangka panjang karena harga perhiasan tersebut sudah naik jauh dibanding ketika Anda membelinya. Emas perhiasan tersedia dalam berbagai macam karat, mulai dari 18 karat hingga 24 karat. Namun, apabila hendak investasi, alangkah baiknya jika Anda memilih emas perhiasan senilai 24 karat. Hal ini karena kemungkinan nilai perhiasan emasnya akan jauh lebih besar bila Anda menjualnya kembali, dibandingkan emas perhiasan yang 18 karat.
2. Investasi emas yang cukup baik adalah investasi emas dalam bentuk batangan. Siapapun tidak menyangkal bahwa emas batangan ini mudah dijual kembali. Selain itu, emas batangan tidak meminta ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan. Maka, tidak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan investasi emas dalam bentuk batangan.
3. Anda juga bisa menginvestasi Koin Emas ONH (Ongkos Naik Haji). Maksudnya, koin emas ini diharapkan bisa sebagai alternatif investasi bagi mereka yang ingin menabung untuk mempersiapkan biaya ibadah haji. Harganya sama dengan harga emas yang mengikuti harga mata uang asing (dollar AS) serta aman terhadap inflasi.
4. Sebelum berinvestasi emas, sebaiknya Anda memperhatikan kebutuhan cash flow sendiri, apakah Anda memiliki dana tunai yang cukup besar dan dapat diinvestasikan dalam jangka waktu panjang. Jangan sampai saat dana Anda diinvestasikan pada emas, tiba-tiba timbul kebutuhan jangka pendek di tengah jalan yang memaksa Anda untuk menjual emas tersebut. Hal ini bisa tidak menguntungkan.
5. Bila Anda hendak membeli emas (batangan) dalam bentuk fisiknya, maka pilihan terbaik adalah membeli emas produksi internasional, misalnya produk Afrika Selatan, Swiss, Rusia, China, Australia, dan sebagainya. Produsen ternama biasanya memiliki agen penjual yang tersebar di berbagai tempat. Bila Anda jarang bepergian ke luar negeri, Anda dapat membeli emas batangan di PT. Antam Tbk, Pulogadung, Jakarta. Transaksi di perusahaan ini bisa secara tunai, transfer, maupun dengan kartu debit atau kredit.
6. Ada baiknya Anda membeli emas yang bentuknya tidak terlalu kecil, tetapi juga tidak terlalu besar. Apabila emas yang Anda miliki jumlahnya tak terlalu banyak, Anda bisa membeli bankas sendiri untuk disimpan di rumah. Anda juga bisa menambahkan asuransi bila sewaktu-waktu ada pencurian, kebakaran, kerusuhan atau proteksi lainnya untuk memastikan bahwa simpanan Anda tersebut baik-baik saja. Kalau Anda merasa kurang aman, anda juga bisa menyewa safe deposit box (SDB) di bank dengan biaya tahunan yang relatif murah. Apabila Anda menyimpan emas dalam bentuk koin, Anda juga berhati-hati karena sekalipun dibungkus dengan kantung pelindung, koin Anda bisa mengalami oksidasi yang menyebabkan perubahan warna.
sumber :http://c49.info/tips-investasi-emas
Gold Investing Tips
1. Jika Anda berinvestasi emas untuk jangka pendek, biasanya akan sulit mendatangkan keuntungan kalau bentuknya emas perhiasan. Hal ini karena kalau Anda datang ke toko dan membeli perhiasan emas, Anda harus membayar harga emas plus ongkos pembuatannya. Nah, ketika suatu saat Anda menjualnya kembali, maka toko tidak akan membayar ongkos pembuatannya dari perhiasan emas tersebut. Ia hanya akan membayar harga emasnya saja. Karena itu, investasi emas perhiasan lebih untung kalau disimpan untuk jangka panjang karena harga perhiasan tersebut sudah naik jauh dibanding ketika Anda membelinya. Emas perhiasan tersedia dalam berbagai macam karat, mulai dari 18 karat hingga 24 karat. Namun, apabila hendak investasi, alangkah baiknya jika Anda memilih emas perhiasan senilai 24 karat. Hal ini karena kemungkinan nilai perhiasan emasnya akan jauh lebih besar bila Anda menjualnya kembali, dibandingkan emas perhiasan yang 18 karat.
2. Investasi emas yang cukup baik adalah investasi emas dalam bentuk batangan. Siapapun tidak menyangkal bahwa emas batangan ini mudah dijual kembali. Selain itu, emas batangan tidak meminta ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan. Maka, tidak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan investasi emas dalam bentuk batangan.
3. Anda juga bisa menginvestasi Koin Emas ONH (Ongkos Naik Haji). Maksudnya, koin emas ini diharapkan bisa sebagai alternatif investasi bagi mereka yang ingin menabung untuk mempersiapkan biaya ibadah haji. Harganya sama dengan harga emas yang mengikuti harga mata uang asing (dollar AS) serta aman terhadap inflasi.
4. Sebelum berinvestasi emas, sebaiknya Anda memperhatikan kebutuhan cash flow sendiri, apakah Anda memiliki dana tunai yang cukup besar dan dapat diinvestasikan dalam jangka waktu panjang. Jangan sampai saat dana Anda diinvestasikan pada emas, tiba-tiba timbul kebutuhan jangka pendek di tengah jalan yang memaksa Anda untuk menjual emas tersebut. Hal ini bisa tidak menguntungkan.
5. Bila Anda hendak membeli emas (batangan) dalam bentuk fisiknya, maka pilihan terbaik adalah membeli emas produksi internasional, misalnya produk Afrika Selatan, Swiss, Rusia, China, Australia, dan sebagainya. Produsen ternama biasanya memiliki agen penjual yang tersebar di berbagai tempat. Bila Anda jarang bepergian ke luar negeri, Anda dapat membeli emas batangan di PT. Antam Tbk, Pulogadung, Jakarta. Transaksi di perusahaan ini bisa secara tunai, transfer, maupun dengan kartu debit atau kredit.
6. Ada baiknya Anda membeli emas yang bentuknya tidak terlalu kecil, tetapi juga tidak terlalu besar. Apabila emas yang Anda miliki jumlahnya tak terlalu banyak, Anda bisa membeli bankas sendiri untuk disimpan di rumah. Anda juga bisa menambahkan asuransi bila sewaktu-waktu ada pencurian, kebakaran, kerusuhan atau proteksi lainnya untuk memastikan bahwa simpanan Anda tersebut baik-baik saja. Kalau Anda merasa kurang aman, anda juga bisa menyewa safe deposit box (SDB) di bank dengan biaya tahunan yang relatif murah. Apabila Anda menyimpan emas dalam bentuk koin, Anda juga berhati-hati karena sekalipun dibungkus dengan kantung pelindung, koin Anda bisa mengalami oksidasi yang menyebabkan perubahan warna.
sumber :http://c49.info/tips-investasi-emas
Sabtu, 30 Juli 2011
Peluang Usaha Bisni Bahan Kertas Bekas
ini hasil dari cari2 do google
Sempatkan anda berfikir sejenak saja selama 5 menit untuk melirik limbah sampah yang banyak kita jumpai disekitar kita. ternyata sampah khususnya kertas dapat dijual ke pembeli dengan nilai jual yang lumayan, daripada menjadi pajangan di tempat sampah mendingan anda kumpulkan lalu jual kepada kami. karena kami memberikan harga yang terbaik kepada anda, berikut akan kami sertakan harga jual berbagai jenis kertas bekas.
Sempatkan anda berfikir sejenak saja selama 5 menit untuk melirik limbah sampah yang banyak kita jumpai disekitar kita. ternyata sampah khususnya kertas dapat dijual ke pembeli dengan nilai jual yang lumayan, daripada menjadi pajangan di tempat sampah mendingan anda kumpulkan lalu jual kepada kami. karena kami memberikan harga yang terbaik kepada anda, berikut akan kami sertakan harga jual berbagai jenis kertas bekas.
Kamis, 28 Juli 2011
Koran Bekas Dapat Digunakan Untuk Mengambil Emas Dari Komponen Elektronika Bekas
Jangan buang koran bekas Anda karena siapa tahu bisa bermanfaat untuk memanen emas. Menurut ilmuwan Jepang, koran bekas merupakan salah satu bahan ramuan gel ramah lingkungan untuk memisahkan emas dari sampah elektronika.
Selama ini kita tahu bahwa komputer bekas, televisi, dan ponsel mengandung logam mulia pada sebagian komponennya. Namun, sampah dibiarkan begitu saja karena memisahkan logam yang diinginkan termasuk sulit. Seringkali membutuhkan zat kimia beracun yang dapat merusak lingkungan.
Dengan koran bekas, para ilmuwan dari Universitas Saga, Jepang tidak hanya membuat proses tersebut menjadi lebih mudah, namun juga murah dan ramah lingkungan. Tim ilmuwan yang dipimpin Katsutoshi Inoue menghancurkan koran bekas menjadi bubur dan membersihkannya dengan mencampurkan ke dalam cairan klorin. Bubur kertas tersebut kemudian dicampur dimethylamine (DMA) dan formaldehid sehingga membentuk senyawa dalam bentuk gel.
Kemudian, gel dikeringkan dan ditumbuk menjadi bubuk. Bubuk tersebut diuji untuk mengikat atau menyerap logam dari sampah elektronika yang biasanya telah dicairkan dengan asam hidroklorik.
Cairan beracun tersebut mengandung logam berat seperti tembaga, seng, dan besi yang masing-masing berkonsentrasi antara 190-840 bagian per mil. Namun, sekitar 250 bagian per mil adalah emas dan antara 11-16 bagian per mil adalah platina dan palladium.
Bubuk gel tersebut ternyata efektif memanen logam mulia. Senyawa gel mengikat sekitar 90 persen emas, platina, dan palladium, namun tembaga, seng, dan besi tidak terkat.
Kertas bekas menjadi komponen utama gel tersebut karena berasal dari kayu sehingga memiliki kandungan selulosa yang sangat tinggi. Sifat alami selulosa yang fleksibel memudahkan zat kimia menembus matrik larutan logam dan mengikatnya. Satu kilogram gel dapat mengikat 906 gram emas.
“Dan Anda dapat menggunakan gel itu kembali setelah memisahkan logamnya,” ujar Chaitanya Raj Adhikari, peneliti lainnya. Ia mengatakan belum dipastikan apakah kekuatannya mengikat logam mulia tetap. Selain itu, proses pengikatanya sangat lama. Untuk mengikat secara sempurna, gel harus dibiarkan pada larutan selama sekitar lima jam.
Hal tersebut mungkin kurang efektif jia dipakai pada skala industri. Namun, setidaknya temuan ini telah menjanjikan senyawa yang murah dan lebih ramah lingkungan untuk memanen logam-logam mulia dari sampah elektronika.
sumber :https://teknologitinggi.wordpress.com/2008/07/22/koran-bekas-dapat-digunakan-untuk-mengambil-emas-dari-komponen-elektronika-bekas/
Selama ini kita tahu bahwa komputer bekas, televisi, dan ponsel mengandung logam mulia pada sebagian komponennya. Namun, sampah dibiarkan begitu saja karena memisahkan logam yang diinginkan termasuk sulit. Seringkali membutuhkan zat kimia beracun yang dapat merusak lingkungan.
Dengan koran bekas, para ilmuwan dari Universitas Saga, Jepang tidak hanya membuat proses tersebut menjadi lebih mudah, namun juga murah dan ramah lingkungan. Tim ilmuwan yang dipimpin Katsutoshi Inoue menghancurkan koran bekas menjadi bubur dan membersihkannya dengan mencampurkan ke dalam cairan klorin. Bubur kertas tersebut kemudian dicampur dimethylamine (DMA) dan formaldehid sehingga membentuk senyawa dalam bentuk gel.
Kemudian, gel dikeringkan dan ditumbuk menjadi bubuk. Bubuk tersebut diuji untuk mengikat atau menyerap logam dari sampah elektronika yang biasanya telah dicairkan dengan asam hidroklorik.
Cairan beracun tersebut mengandung logam berat seperti tembaga, seng, dan besi yang masing-masing berkonsentrasi antara 190-840 bagian per mil. Namun, sekitar 250 bagian per mil adalah emas dan antara 11-16 bagian per mil adalah platina dan palladium.
Bubuk gel tersebut ternyata efektif memanen logam mulia. Senyawa gel mengikat sekitar 90 persen emas, platina, dan palladium, namun tembaga, seng, dan besi tidak terkat.
Kertas bekas menjadi komponen utama gel tersebut karena berasal dari kayu sehingga memiliki kandungan selulosa yang sangat tinggi. Sifat alami selulosa yang fleksibel memudahkan zat kimia menembus matrik larutan logam dan mengikatnya. Satu kilogram gel dapat mengikat 906 gram emas.
“Dan Anda dapat menggunakan gel itu kembali setelah memisahkan logamnya,” ujar Chaitanya Raj Adhikari, peneliti lainnya. Ia mengatakan belum dipastikan apakah kekuatannya mengikat logam mulia tetap. Selain itu, proses pengikatanya sangat lama. Untuk mengikat secara sempurna, gel harus dibiarkan pada larutan selama sekitar lima jam.
Hal tersebut mungkin kurang efektif jia dipakai pada skala industri. Namun, setidaknya temuan ini telah menjanjikan senyawa yang murah dan lebih ramah lingkungan untuk memanen logam-logam mulia dari sampah elektronika.
sumber :https://teknologitinggi.wordpress.com/2008/07/22/koran-bekas-dapat-digunakan-untuk-mengambil-emas-dari-komponen-elektronika-bekas/
Rabu, 27 Juli 2011
Iklan rongsokan Komputer di Kaskus
Karena barang rongsokan alias barang rusak yg tidak bisa dipakai sekarang ini sudah bejibun banyaknya dan ini merupakan salah satu prospek bisnis yang patut diperhitungkan oleh Qu maka coba2 cari di iklan di dunia maya siapa tau bisa ketemu yang cocok.
berikut ini beberapa iklan yang copy-paste dari beberapa sumber :
pertamax ambil di Kaskus :
Dibeli Segala Jenis Rongsokan Computer Rusak/ancur sekalipun
berikut ini beberapa iklan yang copy-paste dari beberapa sumber :
pertamax ambil di Kaskus :
Dibeli Segala Jenis Rongsokan Computer Rusak/ancur sekalipun
Langganan:
Komentar (Atom)
Sekapur Sirih
Blog ini berbagi pengetahuan tentang mendapatkan penghasilan tambahan di Dunia Maya (Dumay), sesuai dengan judul Do It menurut saya berarti duit, uang, money, fulus dan juga "Lakukan" ato "Kerjakan". jadi kalo sekedar teori sama juga bohong, ini juga sekaligus pengalaman yang di tuangkan.
semoga berkenan.
Hidup tu Bergerak...Mati Kalo tidak bergerak
Berani mencoba..berani Rugi,..takut mencoba..tdk dapat apa-apa
semoga berkenan.
Hidup tu Bergerak...Mati Kalo tidak bergerak
Berani mencoba..berani Rugi,..takut mencoba..tdk dapat apa-apa
.